Ku memilih antara hidup mati
Keduanya tak berarti
Menangisku dalam ceria
Renungan keegoisan jadi selimut
Maaf……
Kebahagianmu telah kurebut
Ku tak mau terluka lagi
Ku tak mau lagi kehilangan
Dudukku….
Dalam kegelapan jalan
Bisuku….
Dalam bayangan masa lalu
Salahkah aku???
Begitu egokah aku
Tak mau berkorban demi kau
Kau yang mempertaruhkan nyawa
Kau yang rela kebahagianmu
Terhapus dengan rindu dan kerja keras
Separuh hidup kau pertaruhkan
Maaf mamah……
Aku takut menatap dunia gelap
Hingga merebut impianmu
Hingga merebut separuh jiwamu
Aku terlalu lemah
Andai kuberani melangkah
Melangkah dalam bayangan masa laluku
Aku terlalu pengecut
Hatiku sudah menjadi debu
Hati yang tak memiliki kekuatannya
To: My Mother

Tidak ada komentar:
Posting Komentar